Sunday, March 13, 2011

6 ciri persahabatn gag sehat

1. IRI
Sangat alamiah jika satu-dua kali kita merasa iri pada sahabat kita sendiri. Mungkin kita iri dengan prestasinya yang cemerlang, pacarnya yang kaya, atau apa sajalah.
Selama kita bisa mengendalikan rasa iri, persahabatan bisa terus berjalan. Namun jjika rasa itu menjalar menjadi dendam, saat itulah persahabatan menjadi masalah. Kita pasti tidak akan bisa ikut senang ketika sahabat senang. Bisa-bisa kita malah senang ketika dia sedang sedih.
2. Komunikasi & Umpan Balik yang Destruktif
Benar bahwa kejujuran merupakan factor penting dalam persahabatan. Namun jika disampaikan dengan cara merendahkan dan menyakitkan, kejujuran menjadi racun persahabatan.
Komunikasi terbuka dan jujur antarsahabat harus berlangsung dengan penuh respek, cinta, dan kepekaan. Jika kamu merasa sahabat kamu terus-menerus memberikan umpan balik yang membuat kamu marah, itu pertanda dia merasa tidak aman dan sengaja mengecilkan kamu.
3. Egois
Ada kalanya kepentingan sahabat lebih tinggi dibandingkan kepentingan kamu. Maka kamu harus mengalah padanyadengan sukarela. Namun jika hal ini berlangsung terus-menerus, persahabatan kalian sungguh tidak sehat. Pada dasarnya persahabatan itu didasari tindakan member, menerima, dan saling mendukung, bukan?
4. Tidak ada timbal balik
Apakah kamu selalu menjadi pihak yang menghubungi sahabat kamu? Apakah kamu selalu menjadi pihak yang mengatur pertemuan? Memang sih tidak setiap orang lincah berinisiatif dan karenanya perlu “ditarik keluar”. Namun jika kondisi ini berlangsung terus-menerus,kamu pasti capek dan merasabukan merupakan prioritas dalam kehidupan sahabat kamu.
5. Sikap negative tanpa henti
Ketika sedang bersedih, kita butuh teman untuk curhat. Namun jika curhat dan keluhan adalah satu-satunya factor yang mengikat kamu dan sahabat, berarti kamu dan dia membangun persahabatan di atas alas yang sangat rapuh. Persahabatan harus memiliki kekuatan positif dan membuat kalian mencapai hal terbaik yang kalian bisa.
6. Suka menghakimi
Dalam persahabatan, kebiasaan suka menghakimi akan menjatuhkan mental, mengikis kepercayaan diri, dan menghilangkan rasa saling percaya. Sahabat seharusnya bisa menerima keputusan kamu, pendapat kamu, dantidak boleh memaksakan pendapat serta pemikirannya sebagai hal yang paling benar. Sahabat seharusnya membiarkan kamu menjadi diri sendiri.
Masing-masing kalian adalah individu tersendiri. Walaupun kalian bersahabat, apa yang baik bagi sahabat belum tentu baik bagi kamu.

No comments:

Post a Comment